Sejak lama aku emang udah seneng
sama hewan yang namanya kucing, jadi aku pertama kali punya kucing itu saat aku
menginjak bangku SD, aku sendiri udah gak ingat darimana asal kucing tersebut
tau-tau ntu kucing udah gede aja bahkan, namanya pun aku lupa xixixi. Jujur aku
tidak mengerti defenisi memberi nama untuk kucing-kucing peliharaan atau bahkan
hewan-hewan peliharaan, asli aku nggak ngerti jelasnya kenapa, tapi menurutku
um supaya mudah ditandai kali ya biar gak ketuker atau supaya cute-cutean aja
gitu ahela ehehe. Ok lanjut seingat aku warna kucingnya ada putih-putihnya
gitu, dan dia meninggal karena ditabrak mobil saat melintasi suatu jalan di
deket rumahku, biasa kucing ras kampung indo emang doyan jalan-jalan, kalau di
kekang terus kasian juga gak bisa mencari pasangan, dan merasakan kebebasan
sesaat. Hem yaudah la ya sudah menjadi ajalnya kalau dia harus mati dengan cara
seperti itu. Kalau kucing pertama ini aku emang gak punya fotonya, gak
kepikiran juga untuk motoin dia, dulu konon katanya kucing itu ngga boleh di
foto dengan alasanya ntar dia cepet mati, kalian percaya gaksih? Aku pribadi sih
nggak soalnya itu hanya mitos u.u jadi kalian sendiri gimana percaya atau
nggak? Tulis di kolom komentar yang udah tersedia di kolom bagian bawah ya
teman.
Lalu kucing keduaku namanya abang
ehe lucu ya namanya, nggak tau kenapa ngasi nama itu dan gak beralasan juga,
lebih ke asal-asalan aja sih xixix kalau warnanya a.k.a musang dibilang hitan
nggak, dibilang abu-abu juga nggak jadi warna apatu? dia masih tergolong kucing kampung (asli INA), suka aja sama yang INA mungkin karna dia
punya postur hidung yang mancung (versi kucing), somehow aku pribadi gak
terlalu suka sama kucing yang hidungnya pesek gitu kayak sebagian kucing dengan
ras Persia kalau gasalah sih menurutku pribadi, lebih enak aja di pandang kalau
kucing yang postur hidungnya ada gitu tapi balik lagi, tetap lah semua makhluk
hidup itu pasti ada kelebihan dan kekurangannya termasuk kucing, kalau di
kucing kampung mungkin pada bulunya yang nggak setebal dan sepanjang kucing
dari ras Persia atau Anggora, dan sebaliknya postur hidung nya kucing dari
sebagian ras Pesia mungkin nggak se mancung postur hidung nya kucing kampung, umm itu menurutku pribadi sih, menurut kalian gimana? Kalian lebih seneng
sama kucing dari INA atau dari ras Pesia dan Anggora? Sampai akhirnya umur
Abang gak panjang, dia meninggal karena ada luka di kaki sebelah kanan kalau
nggak salah, luka nya itu karena lagi-lagi diserang oleh musuh gang sebelah
yang takut disaingin dalam mencari betina huft, kami udah melakukan berbagai
cara untuk mengobati luka si Abang dan sampai akhirnya entah kenapa luka itu
makin parah dan mengakibatkan meninggalnya si AbangL Ooiya inilah secuil kenangan berupa foto dari
kucing ku yang bernama Abang, mon maaf kalau fotonya nggak bening atau
jernih,lebih ke blur gitu maklumlah kualitas kamera zaman kapan juga.
Kalau kucing ketigaku ada dua nih
namanya Mumu dan Bubu, mereka masih dari ras yang sama seperti kucing-kucingku
yang sebelumnya, dan anehnya setiap aku punya kucing warna nya itu-itu mulu
jadi iya kucingku yang kali ini warnanya hampir mirip sama si Abang kalau di
presentasikan sekitar 85% lah kemiripannya. Awalnya mereka berdua ini ditemuin
sama ibu aku di depan TPA dekat mesjid di daerah sekitaran rumahku, kasian
gitulah kata ibuku yang juga menyukai kucing sejak kecil, dan dari sanalah kami
adopsi mereka. Mumu memiliki warna tubuh yg hampir persisi dengan Bubu yaitu
keabu-abuan a.k.a musang bedanya, kalau Bubu lebih muda/pucat pigmen warna abu-abunya
ketimbang Mumu, tekstur bulunya pun beda kalau Bubu kayak acak-acakan gitu
padahal udah di mandiin tapi tetap aja gitu, sementara Mumu tekstur bulunya itu
klimis kayak rambut orang yang pakai pomade gitu masa, entahlah ya itu
merupakan salah satu keanekaragaman yang telah Tuhan ciptakan. Memelihara
kucing tidak hanya memberinya makanan dan minuman tapi juga menjaga
kebersihanya mulai dari kuku, bulu, pup pemberian vaksin etc. Salah satu cara
untuk menjaga kebersihannya adalah dengan memandikannya 1 bulan sekali atau 2
minggu sekali dengan air biasa atau dengan air yang dihangatkan jangan lupa
beri shampo khusus kucing atau shampo buat manusia juga gpp tapi, menurutku
lebih bagus yang khusus kucing karena ingrediens nya lebih sesuai gitu.
Memotong kuku juga dilakukan agar tidak melukai kita yang memeliharanya, eh iya
aku mau nanya nih sama kalian, aku atau kalian juga yang kalau melihara kucing
mereka itu suka sekali/hobi sekali menggaruk-garuk sofa atau apapun itu yg bisa
di garuk? Kalaun aku iya banget, sampai pinggiran sofa aku tu kena garauk-garuk
sama si Mumu dan Bubu ahelah jadi jelek tu sofa busettt. Hal itu lah yang
menjadi salah satu suka dukanya memelihara kucing. Balik ke cerita si dua
kucing aku Mumu dan Bubu, saat mereka masi kecil seneng gitu ngeliat meraka
main berdua, makan berdua, apa-apa berdua sampai suatu ketika si Mumu
meninggalkan kami semua dikarenakan seperti keracunan gitu, soalnya pas dia
meninggal di mulutnya itu keluar buih putih duhhh, nggak tega liat dia meninggal
dengan cara seperti itu, tapi ini semua udah menjadi rencana-Nya kita harus
menerimanya dengan ikhlas. Hari demi hari berlalu dan tinggallah seorang
kucingku ya, si Bubu. Melihatnya tumbuh dan beranjak dewasa sendiri tanpa Mumu
mungkin hal yang wajar jika kita yang memeliharanya menjadi sedih tapi itulah
yang harus di jalani. Sampai akhirnya bubu tumbuh dewasa dan menjadi
satu-satunya kucing kesayangan kami di keluarga. Seketika dia berubah menjadi
kucing yang manja, nyinyir ribut ngeong terus setiap pagi, kami belum sarapan
pagi lah dia sarapan duluan karna kami tu gak tahan dengar ngeongan dia yang
super nyinyir jadi alhasil kami kasi aja dia sarapan pagi duluan ketimbang kami
yang tuan nya. Sampai pernah suatu ketika kami ingin membuangnya kepasar karena
sifat nyinyir, bayangin asal kami makan dia ngeong-ngeong, padahal dia udah
makan tu tapi masih juga nggak puas haduuuu Bubu alhasil kami buang dia ke
pasar. Beberapa hari bersilama tanpa Bubu di rumah rasanya sepi kemudian
seperti biasa, pagi ibu kepasar dan melihat si Bubu dengan kaki nya yang kotor
hitam-hitam dan juga mulutnya yg kerong-kerong sebab mengais makanan di pasar
dan ya, lagi-lagi ibu merasa kasihan sontak saja ibu membawa nya pulang kembali
haha.
Bubu juga kucing yang doyan
dolanan keluar rumah tapi, kalau gak di kasih keluar dia akan diam di rumah
makan lalu tidur. Saat dia sudah sangat dewasa dan matang karena dia adalah
kucing jantan jadi wajar mengalami yang namanya masa-masa kucing kawin nah, di
saat itulah dia berkelana nggak henti-henti kalau kita kurang dia di rumah
siap-siap aja bakalan pusing dengerin ngeongan dia yang gak henti-henti lagian,
jika kita ngelarang hewan untuk kawin maka kita, sebagai manuisa yang berdosa
yagaksih? Perjalanan Bubu untuk mencari
pasangan tidaklah semulus wajah girlband korea nggak jarang dia di serang oleh
kucing lawan yang tentunya tidak ingin tersaingi oleh nya sampai suatu ketika
saat pulang kerumah kaki nya menjadi tengkak, atau ada di salah satu bagian badan
nya yang luka akibat serangan tadi namun, Bubu tak menyerah begitu saja dia
tetap main keluar dan mencari incarannya tadi, sungguh kucing juga sang arjuna
pencari pasangan.
Umur nya yang menginjak 2 tahun
ternyata menjadi akhir dari perjalanan hidupnya di dunia ini, Bubu pun menyusul
saudaranya Mumu. Dia meninggal sama seperti kucing pertamaku yaitu ketabrak
saat sedang melintasi jalan di daerah sekitaran rumahku. Kejadian ini awalnya
tidak dilihat langsung oleh ibuku tapi ada salah seorang tetannga yang melihat
dan mengabarinya kepada ibuku, keadaan nya berdarah di bagian mulut dan telinga
gak tega gitu liatnya. aku yang kala itu tidak di rumah
hanya di kabari melalui pesan singkat dan dikirimin foto oleh adikku. Rasanya yang pasti sedih soalnya untuk kesekian kali kehilangan peliharaan yang emang
dari kecil udah kita rawat, jaga, dan kasihi. Terkadang ketika aku balik
kerumah suka rindu yang biasanya ada dia ngeong minta makan eh sekarang udah
emang nggak ada lagi huft ya inilah yang terbaik dan inilah takdirnya. Inilah
secuil kenangan berupa foto Bubu saat masih hidup.
Untuk kucing yang satu ini sebenernya bukan totally kucing aku melainkan kucingnya tante aku yang udah kuanggap sebagai kucingku sendiri, namanya Miko. Dia bergander perempuan aneh gak? nama Miko tapi gander perempuan? kalau ibu aku datang kerumah tante manggil Miko dengan sebutan Mikola katanyabiar ada cewek-ceweknya gitu xixix ok jadi ceritanya tuh miko ini waktu kecil pas dilihat bagian vital nya gak jelas gitu seperti memiliki telur namun pas udah besar eh kok gak ada ya dan berhubung nama udah terlanjur melekat di diri kucing itu mmm so yaudahlahya Miko. Dia ini somehow kucing yang tomboy gitu kenapa? Iya dia itu pecicilan gak betah diam, tukang kabur dari jendela dan pintu sama suka gigit gitu asli tomboy. Asal jendela kamar kebuka haa udahlah ibarat ayam yang baru keluar dari sangkar settttttt gitu cepet amat dah larinya nggak pake rem, dah blong kali rem dia haha. Jadi pokoknya kalau kita mau buka pintu liat-liat dulu deh ada dia atau nggak dan juga kalau jendela mau di buka harus tutup pintu kamar gitu, pokoknya bela-belain deh biar dia gak keluar. Kalau udah keluar ha selesai sudah, puaauayah men nangkap nya secara dia gesit amat dah gitu tau-tauan aja kalau mau ditangkap. Ok pintar dia kita harus lebih pintar dan seketika wahh kita muter otak mm kira-kira gimana ya supaya dia terkelabui dan ketangkap? Ummm aha dibuatlah semacam mainan dari lidi dan plastik yang di gunting-gunting lalu diikatkan ke lidi taraaaaa awass kamu mikooooo!! Setelah di coba iya benar dia terkelabui sontak kami langsung nangkap dia, happp Miko :p pokoknya hal yang paling berkesan dari Miko adalah sikap dia yang sering kabur ngebuat orang-orang yang ada di rumah tante menjadi gelagapan cuman karna nyariin dan nangkap dia. Pernah suatu ketika tante aku manggil-manggil dia tapi lah kok ni kucing gak nongol, eet dah tau-taunya ada di atas dekat balkon tau dia ngapain? Yakk molorrr cantik, ahela orang dah panik takutnya dia keluar dan terjadi hal-hal yang nggakn diinginkan eh dia enak-enakan di atas. Begitulah si Miko walau nyusahin tapi tetap gemass sama dia setiap hari abisss tu aku gangguin soalnya geram xixixi, mon maaf Miko :p si Miko juga punya teman main dikala sore namanya Bibol dia kucing mamang penjaga pos di sekitaran daerah rumah tenteku.
Miko gitu-gitu pernah ilang dari
rumah loh, berawal dari ada salah seorang anak tetangga yang juga demen sama
kucing sampai-sampai di rumahnya itu banyak kucing yang asalnya dari berbagai
tempat. Kami terutama tante aku udah curiga dia yang ambil soalnya asal dia
lewat di depan rumah itu selalu manggilin nama Miko... Miko... terkesan si anak
tersebut menaruh rasa suka dengan Miko,(suka dalam arti ingin memelihara) pokoknya
gitu deh dan juga dia sering ngeliat Miko di luar gitu soalnya si Miko juga
sering main keluar tapi diawasi ya di ajak keluar supaya dia refreshing
layaknya manusia hewan juga butuh refreshing. Waktu berlalu sekitar kurang
lebih seminggu lebih tiba-tiba terdengar suara ngeong-ngeong yang cukup keras
dipikir cuman kucing tetannga eh setelah sepupuku liat keluar tau-taunya Miko
sontak langsung keluar dan menggendong Miko dengan keadaan bulunya yang lusuh.
Gimana caranya Miko sampai bisa menemukan rumah tante ku ya? Apa dia
menegdus-endus lalu mengikuti bau khas orang-orang rumah sampai akhirnya
menemukan rumah tante atau gimana ya? Umm entahlah.
Kecurigaan kami terbukti setelah
ada juga tetangga yang kehilangan kucing dan melihat kucing dia ada di halaman
rumah si anak tersebut. Langsung dia kesana dan mendapati begitu banyak kucing
yang dia simpan dirumahnya ampunnn deh. Ini dia si Miko dalam foto









