Kamis, 27 September 2018

.......Be Your Best Selft.......

Mari kita mulai dari kata yourself, kenapa? Karena kata ini sering sekali di salah artikan oleh sebagian orang dan ya sebagian orang melihat kata ini atau menilainya hanya berdasarkan dari satu sisi padahal the meaning of be yourself cukup lah luas.

Menjadi diri sendiri......
Menerima apa adanya dirimu, baik itu sifat, kegemaran dan yah about yourself, dirimu sendiri. namun jika di lihat dari satu sisi rasanya kita kurang kritis dalam menyikapi ungkapan tersebut karna disisi lain ada sebagian orang nih dia itu memiliki kepribadian, kebiasaan yang bisa di katakan buruk misalnya dia itu sering bangun kesiangan, terus dia ini orangnya gampang emosian, gampang tersinggung dan susah menerima masukan dari orang lain padahal masukan itu baik untuk dirinya, namun iya tetap kekeh mempertahankan sifat dan sikapnya, nah dari uraian contoh di atas masih bisa kah kita mempertahankan kalimat be yourself tadi? Ya tentu tidak lah, maka dari itu sebenernya kata be yourself itu tidak semata-mata membuatmu untuk menerima dengan pure segala hal tentang dirimu, kebiasan buruk, sifat buruk, pola pemikiran yg buruk dari dirimu tentunya hal itu lah yang mesti di rubah, agar kualitas dan karakter dirimu lebih baik lagi kedepannya. Karna tantangan di masa depan akan menuntut hal yang membuat mu mempertanyakan sampai di mana sih kualitas diri mu dan ya hal terpenting untuk tetap bertahan hidup di era milenial ini.
Apa karakter aku emang gini ya? tentu nya ngga sob semua bisa di rubah jika kita niat. Jika dari kalian semua yang merasa bahwa aku masih seperti ini sekarang, jangan takut, apalagi minder sob semua belum terlambat, mulai lah dari hal yang paling kecil maka lambat laun kamu akan terbiasa dan bisa meninggalkan hal yang bad itu tadi.

Tidak berusaha merubah dirimu menjadi diri orang lain hanya karna kamu menyukai seseorang atau kamu menggemari seseorang.

Dulu aku juga ngerasa bingung diriku ini sebenarnya tipikal orang yang memiliki karakter apa sih? Orang yang memiliki kualitas diri yang udah sampai di mana sih? Yang suka dengan hal-hal yang seperti apasih, yang punya hobi apasih?? yang banyaklah ya, ini itu dan ini.

Dan dulu aku tu juga sempet niru-niru gaya ala-ala idola ku gitu, mulai dari cara dia berbicara, cara berbusana, fashionnya, sampai aku nge googling kayak profilnya gitu haha, mm sekarang sih masih cuman sudah rada berkurang karna aku udah overthinking gitulah, and now start thinks thats make me inspired gitu. (duh bukan curcol yaaah) jst sharing about my experience. Pasti di antara kalian ada yang merasakan hal yang serupa dengan ku, itu normal kok, itu salah satu dari tahap menuju kedewasaan dan pencarian jati diri menurutku, kalau kata bg radit sih namanya alay, tahap menuju kedewasaan haha, ah ya hal ini akan berakhir dengan sendirinya kok, aku mulai merasakan nya sebab kalian psati bosen dengan keadaan, bosen dengan effort yang mengharuskan kalian gini misalnya “eh sekarang lagi ngetrand loh model baju nya syr misal” nah kalian pasti ingin membelinya namum ada kendala di financial lalu karena ego kepingin tadi muncullah ibliss pengggoda ssssttttt nyopet saja nyopetttt dan terjadilah hal-hal yg tak terduga-duga, cuman gara-gara ingin beli barang yang seperti punyanya si idola kalian tadi, duh itu hal yg apa ya it`s so bad men kalau menurut ku sih itu terlalu fanatik, tapi jangan sampailah kita seperti itu karna resikonya besar juga, nah in the time setelah byk kejadian-kejadian yg gak mengenakkan menurut kalian dan membuat stalk dari situ kalian pasti lambat-laun akan berfikir lagi kok aku gini ya, kok lifestyle aku se maksa ini ya? Sebagian diantara kalian pasti menanyakan hal-hal semacam itu di dalam benak kalian, nah dari situlah nanti step by step kalian bakal menemukan hal-hal yg sebenernya pada menjadi diri kalian. Oleh karenanya jika ingin membeli sesuatu, belilah sesuai kebutuhan, kemampuan dan kepantasan bukan sesuai dengan keinginan saja, usahakan tiada nyesal kemudian pikirkan mateng-mateng segala hal sebelum melakukan tindakan.

Jika diantara kalian ada yang beranggapan eh aku kepingin cantik juga kayak dia, supaya doi liatin misalnya ya. Jadi gini sob cantik itu relatif, seperti kata orang-orang, ya itu bener. Namun ketahuilah terkadang si doi itu memandang bukan semata-mata dari fisik aja sob, ada loh bahkan banyak yg memandang itu dari berbagai aspek. Intinya kecantikan sejati itu bersumber dari dalam diri kita sendiri atau inner beauty. Untuk menjadi cantik gak harus dengan kita meniru lifestylle org lain yang memberatkan kita itu namanya maksa tapi, berupayalah menjadi be your the best self. Best di sini ngga hanya di mata manusia ya tetapi di Insha Allah di mata Allah juga.

Next jika dia suka, dia idola sama someone karna blablaxx terus dia usaha kerja keras nan halal sana sini pengen punya style clothing kayak someone nya itu misal, gimana dong? cara nya bener sih dgn bekerja keras tapi, menurut aku dia kurang kreatif kayaknya sih. Lain hal nya kalau itu menjadikan motifasi buat dia makin rajin bekerja tentu itu baik, namun tetap aja dia belum meiliki karakter yg mencerminkan diri dia yang ini akuloh gitu...

Akan lebih baik lagi jika the people menemukan passion di dalam diri nya sendiri, karna selain sebagai identitas, ciri khas, karakter dalam diri kita, itu juga berguna untuk numbuhin semangat yang berguna bagi kelangsungan hidup kedepannya.

Dan yahh cintailah hidup kalian sendiri bukan kehidupan orang lain, don`t judge a book by this cover, cause wht you see isn‘t necessarily the reality.

Semoga postingan aku kali ini bermanfaat walau banyak randomnya hihi, ini sebagian dari pengalamanku dan sebagian lagi bersumber dari berbagai macam artikel lalu kata-katanya aku kembangkan lagi, ambil positif nya aja ya, jangan bosan belajar...